Slank: Yang Modal Nekat, Jangan Datang ke Konser

Personel Slank meminta agar penggemar yang tidak memiliki tiket untuk tidak datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat konser 30 tahun kelahiran grup musik itu. Hal itu dilakukan untuk menjamin keamanan penyelenggaraan konser tersebut.

Untuk memastikan keamanan konser, sebagian personel Slank, Kamis (12/12/2013), mendatangi Mapolda Metro Jaya. Kaka, Bimbim, dan Ivan serta Bunda Iffet selaku manajer Slank datang sekitar pukul 17.00. "Kami dikasih tahu teknis pengamanan dan antisipasi. Mudah-mudahan acara besok aman," kata drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi, yang sering disapa Bimbim.

Sementara itu, Kaka mengimbau agar penonton yang datang ke konser tersebut tetap menjaga tata tertib. Vokalis Slank itu juga mengatakan, konser ini merupakan bentuk apresiasi musik dan jangan sampai tercoreng oleh ulah segelintir orang yang dapat mencoreng konser tersebut.

"Kalau yang dari rumah sudah tak bawa uang dan cuma modal nekat, enggak usah datang deh. Ini khusus yang pegang tiket doang," ujar pemilik nama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, sebanyak 2.559 personel kepolisian akan disiagakan untuk menjaga keamanan saat pelaksanaan konser 30 tahun Slank di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (13/12/2013) malam. Anggota keamanan akan disebar ke berbagai lokasi, mulai dari saat di pintu masuk, saat konser berlangsung, dan saat penonton pulang.

"Kita juga minta tidak ada sponsor-sponsor di luar yang menjual minuman keras," kata Rikwanto.

Slank akan menggelar konser 30 tahun terbentuknya grup tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno mulai pukul 20.00. Panitia telah menyediakan 30.000 lembar tiket.